19 April 2014

Pendidikan Menengah Universal di Bangka Belitung

KONSEP PENDIDIKAN MENENGAH UNIVERSAL 

DI BANGKA BELITUNG


Oleh : 
INDRAWADI, S.Si, MAP


Salah satu program unggulan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saat ini yaitu Pendidikan Menengah Universal dimana diharapkan setiap masyarakat di Indonesia dapat menyelesaikan pendidikan minimal Sekolah Menengah sederajat. Program ini diluncurkan sebagai lanjutan dari keberhasilan pelaksanaan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun yang saat ini diklaim telah dituntaskan oleh Pemerintah dengan pencapaian APK SMP sederajat sudah mencapai diatas 95 %. Menurut Menteri Pendidikan Nasional, ada 3 (tiga) sasaran yang ingin dicapai dengan adanya program ini, yaitu sebagai berikut : 
  1. Peningkatan APK Sekolah Menengah Sederajat.
  2. Penurunan Disparitas APK Kabupaten dan Kota
  3. Penyeimbangan komposisi SMA dan SMK
Sebetulnya ada satu hal yang seharusnya tidak boleh dilupakan dari sasaran program ini, yaitu kebermutuan pendidikan menengah. Keberhasilan dari program ini tentunya tidak bisa hanya dilihat dari berapa banyak masyarakat yang bersekolah hingga pendidikan menengah, tetapi juga harusnya dilihat dari seberapa besar manfaat pendidikan menengah ini bagi peningkatan mutu masyarakat (SDM).
 
Pendidikan Menengah Universal ini juga telah menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai tahun 2013 sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2013 - 2017 dan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Bahkan ada Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sejak beberapa tahun silam telah memprioritaskan program ini walaupun dengan nama yang berbeda seperti Program Wajib Belajar Pendidikan 12 Tahun.

Hingga tahun 2012, pencapaian APK Pendidikan Menengah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah cukup baik dan diatas rata-rata nasional, yaitu mencapai 76,65 %. Untuk Kota Pangkalpinang bahkan telah mencapai APK sebesar 129,05 %. Tetapi ada pula Kabupaten yang pencapaian APK Pendidikan Menengah masih sangat rendah dan dibawah rata-rata nasional, yaitu Kabupaten Bangka Selatan (APK = 55,49 %) dan Kabupaten Bangka Tengah (APK = 55,60 %). Hal ini tentu saja menunjukkan bahwa Disparitas APK Kabupaten dan Kota masih sangat tinggi. 

09 Juni 2013

Fenomena Acara Perpisahan Siswa (Demi Prestasi Atau Prestise ??????)

PRESTASI Dan PRESTISE (Atau Pemborosan ????????)


Pengumuman kelulusan siswa mulai dari SD, SMP dan SMA telah selesai. Tinggallah sekarang sekolah berlomba-lomba untuk melakukan acara perpisahan dengan siswanya. Ada yang dilakukan di Hotel berbintang (Sampai bintang tujuh kali ?????), ada yang dilakukan secara meriah dengan jalan-jalan ke tempat liburan (Pantai, gunung, kolam renang, kebon binatang dll), ada yang dilakukan secara meriah di sekolah, bahkan ada yang merasa cukup dengan membaca doa syukur bersama di sekolah saja.

Pembiayaannya bagaimana ya ????????
Gampang, minta aja sama orang tua siswa. Toh semuanya untuk siswa (Apa iya sih)

17 Februari 2013

KOORDINASI PERENCANAAN PENDIDIKAN DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

KOORDINASI PERENCANAAN PENDIDIKAN

DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG


Memenuhi amanah dalam UU Nomor 25 tahun 2000 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selaku SKPD yang melaksanakan urusan wajib pendidikan pada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki tugas utama yaitu untuk melaksanakan koordinasi dan memfasilitasi pembangunan bidang pendidikan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota serta Pemerintah Nasional di wilayahnya. Untuk mengatasi permasalahan dibidang pendidikan, maka dipandang sangat penting untuk melakukan koordinasi pelaksanaan pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, baik dengan Pemerintah Kabupaten/Kota maupun dengan Pemerintah Nasional serta stakeholder pendidikan.

04 Desember 2012

FOTO-FOTO BERSANTAI DI BELITUNG TIMUR



Bersantai ngopi di Warkop Pasar Manggar Kabupaten Belitung Timur
Dari Kanan ke Kiri : Hartati (Staf Perencanaan), Indrawadi (Kasi Perencanaan),  Narwanto, S.IP (Kabid Bina Program) Eka Tri Sari (Staf Bappeda) dan Yusni Patra Jaya (Kasi Pendataan)

Dari Kiri Ke Kanan : Indrawadi, Hartati, Desi Trivianti, Yusni Patra Jaya


Mejeng di Bukit Samak Manggar 
Hartati dan Eka Tri Sari

Duo Cewek Perencanaan Diknas Provinsi Bangka Belitung
Mrs. Desi Trivianti dan Mrs. Hartati


Duo Cewek Perencanaan + Tamu dari Bappeda (tengah)





Pice Gantong


Preman di Perencanaan Disdik Babel (Paling Kiri)